Rabu, 21 September 2011

Pengertian,macam dan dalil Jihad


jihad ini berasal dari bahasa Arab. Kalau diterjemahkan ke bahasa Melayu secara 'word by word' atau 'lafzan bil lafzi'. kata jihad ini bermaksud sungguh-sungguh, bukannya berjuang. Kata jihad
ini berasal dari perkataan jahada, yajhudu, juhdan atau jihadan.

Jahada artinya dia bersungguh-sungguh.
Ajhadu artinya dia sedang atau akan bersungguh-sungguh.
Jihadan artinya kesungguhan. Juhdan - kesungguhan.
 jihad artinya bersungguh-sungguh.

Jadi pengertian jihad mengikuti dengan istilah ialah bersungguh-sungguh
mengeluarkan tenaga yang ada dalam diri seseorang itu baik tenaga
lahirnya mahupun batinnya, tenaga akal, tenaga jiwa, tenaga fiziknya,
digunakan untuk menegakkan sesuatu yang akan diperjuangkan dan
bergantung dengan niat masing-masing.

Jihad artinya bersungguh-sungguh iaitu bersungguh-sungguh memerah
tenaga yang ada pada diri kita ini baik tenaga lahir mahupun batin
untuk menegakkan apa yang kita cita-citakan. Kalau kita sebagai orang
Islam yang ada cita-cita Islam tentulah hendak menegakkan Islam.
Orang lain tentulah ada niat-niatnya tersendiri pula.

Jihad terdiri dari tiga  macam:
(1)    Menghadapi musuh yang nyata;
(2)    Menghadapi setan;
(3)    Menghadapi nafsu yang terdapat dalam diri masing-masing.
Ketiga  hal  di  atas menurut Al-Isfahani dicakup oleh Firman Allah: “Berjihadlah demi Allah dengan sebenar-benarnya jihad” (QS Al-Hajj [22]: 78).
Pada umumnya, ayat-ayat yang berbicara tentang jihad tidak menyebutkan objek yang harus dihadapi. Yang secara tegas dinyatakan objeknya  hanyalah berjihad menghadapi orang kafir dan munafik sebagaimana disebutkan  Al-Quran  surat  At-Taubah ayat 73 dan At-Tahrim ayat 9. “Wahai Nabi, berjihadlah menghadapi orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat.”
Tetapi ini tidak berarti bahwa hanya kedua  objek itu yang harus  dihadapi  dengan  jihad,  karena  dalam  ayat-ayat lain disebutkan musuh-musuh  yang  dapat   menjerumuskan   manusia kedalam  kejahatan, yaitu  setan dan nafsu manusia sendiri. Keduanya pun harus dihadapi dengan perjuangan.

Sumber : http://zonaislam.net/?p=8236 dan yahoo groups

Tidak ada komentar:

Posting Komentar